Sebanyak 83 siswa-siswi SMK Kesehatan Wonosari Gunung Kidul, Yogyakarta mengunjungi Pabrik Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT) Plan 1 yang berlokasi di Jalan Tukad Balian Denpasar, Rabu (23/10). Para siswa kelas XI yang terdiri dari dua jurusan yakni Keperawatan dan Farmasi ini diterima dan diberikan penjelasan seputar proses produksi obat-obatan oleh Kepala Bagian Pemastian Mutu IOT KPOT Plan 1, Apt Luh Ketut Budi Maitriani S.Farm didampingi Inspektorat Pemastian Mutu, Dita Rizkiyanti, SSI, MSI.
Kepala SMK Kesehatan Wonosari Gudung Kidul, Yogyakarta yang sekaligus pimpinan rombongan, Bambang Pracaya saat ditemui mengatakan, bahwa kunjungannya itu adalah bagian dari agenda Kunjungan Industri yang menjadi program sekolahnya dan wajib diikuti semua peserta didiknya. Tujuannya untuk menambah wawasan dan komptensi siswa-siswinya yang diharapkan bisa membantu saat memasuki dunia kerja ketika sudah lulus sekolah.
“Jadi kunjungan industri ini dalam rangka memberikan tambahan pengetahuan, wawasan, referensi sehingga kompetensinya meningkat dan setelah lulus diharapkan bisa lebih mudah dan siap memasuk dunia kerja,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, pihaknya tertarik memilih objek kunjungannya ke Pak Oles yang selama ini dikenal memproduksi obat-obatan tradisional. Bagi Bambang, di masyarakat juga diperlukan obat-obatan yang non kimia mengingat kita kaya akan sumber daya alam.
“kunjungan ke Pak Oles ini untuk memberi tambahan wawasan kepada siswa tentang bagaimana perusahaan Pak Oles ini memproduksi bahan untuk kepentingan kesehatan bagi masyarakat. Nantinya saat anak-anak (peserta didik) memasuki dunia kerja agar terinspirasi, mungkin saat menghadapi pasien atau membuka usaha. Sebagai kepala sekolah kita berusaha memberi anak-anak dengan ilmu sebanyak-banyaknya,” papar Bambang Pracaya.
Bambang pun menjadi tahu bahwa ternyata obat-obatan tradisional bisa dibuat yang modern, sehingga mendapat tambahan pengetahuan tentang penggunaan obat-obat herbal. “Mudah-mudahan hal ini menjadi tambahan wawasan yang baik bagi anak-anak dan meningkatkan kompetensinya,” harapnya.
Selain mengunjungi Pabrik IOT PT KPOT yang berlokasi di Jalan Tukad Balian Denpasar itu, rombongan SMK Kesehatan Wonosari ini juga melakukan kunjungan ke RSUD Mangusada Badung. Dengan dua lokasi kunjungan ini, kedua jurusan yang berbeda ini belajar bersama-sama, yang jurusan farmasi di rumah sakit, apotek, dan yang jurusan keperawatan belajar bagaimana rumah sakit dalam memberi pelayanan kepada pasien.
Dalam rangkaian agenda ‘Kunjungan Industri’ selama lima hari di Bali, rombongan dari SMK Kesehatan Wonosari yang juga disertai 12 guru pembimbing ini juga mengunjungi sejumlah objek wisata, seperti Uluwatu, Pura Ulun Danu, Sangeh, Pantai Melasti, GWK Park, dan lainnya.linktr.ee/pakolescom