Jika seorang murid mau belajar, maka dia harus melakukan perintah/instruksi guru, kalau tidak, murid pastilah melenceng jalannya, ujar Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr, Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup.
Alumnus Program Pasca Sarjana (S-2) Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa, Jepang (1987-1990) menilai, tugas guru adalah menunjukkan jalan, memperbaiki jalan. “Bagaimana kalau murid salah jalan atau tidak mau berjalan? itu bukan urusan guru, karena guru terlalu banyak urusan yang harus diurus,” ujar Dr. Wididana.
Pria yang selalu tampil enerjik ini menambahkan, bahwa demikian juga tugas dokter, dia bertugas mendiagnose penyakit, memberi resep dan obat. Bagaimana jika pasien tidak mau membeli obat atau meminum obat? Itu juga bukan urusan dokter, karena dokter sangat sibuk mengurus orang-orang sakit.
Alumnus Program S-3 Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, yang juga guru Yoga Internasional dan pencipta yoga semberani (berani dan seimbang) mengatakan, seorang pasien yang sangat sering berdiskusi, konsultasi tentang penyakit dengan dokternya, ternyata penyakit pasien tidak sembuh-sembuh, bahkan bertambah parah, walaupun berbagai obat sudah diresepkan dan diberikan kepada pasien.
Setelah diselidiki, ternyata pasien tidak pernah minum obat yang diberikan dokter, karena dia tidak percaya dokter, tapi lebih percaya klenik dan black magic. Sampai di titik ini, dokter sudah tidak bingung lagi akan penyakit pasiennya.
“Kenapa begitu, tanya saya kepada dokter. Karena dia merasa bahagia dengan derita penyakitnya yang semakin parah,” ujar pria yang akrab disapa Pak Oles. Seorang guru juga tidak perlu memusingkan murid bandel yang tidak mau belajar, walau sudah berkali-kali diajarkan.
“Kenapa begitu?” tanya saya kepada guru. Karena dia merasa bahagia dengan kebodohannya. Biarkanlah dia demikian, bermimpi dengan kebahagiaan dalam kebodohan. Dalam hati saya berpikir, inikah yang dimaksud dalam doa, “semoga semua makhluk berbahagia?” Saya pun termanggu dalam bisu. Semoga semua makhluk berbahagia, harap Dr. Wididana.linktr.ee/pakolescom