
Segenap karyawan/ti PT Karya Pak Oles Grup di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, daerah pesisir utara Pulau Bali bersama tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng melakukan pelatihan dan simulasi pencegahan kebakaran di pusat Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer dan lingkungan pabrik pupuk hayati Effective Microorganisme 4 (EM4) di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Jumat (12/7).
Pelatihan dan simulasi terjadinya kebakaran di kawasan industri yang arealnya cukup luas dipimpin Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Made Hadi Saputra S.E didampingi Kepala IPSA Bali, Ketut Jadiasa, S.Sos, Manajer Personalia PT Karya Pak Oles Grup, Nyoman Yuliarsana, Babinsa Desa Bengkel, Nyoman Ambara dan sejumlah pejabat di lingkungan pabrik.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Hadi Saputra yang datang didampingi 10 orang tim memberikan apresiasi dan menyambut baik gagasan serta inisiatif PT Karya Pak Oles Grup dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Antisipasi sejak dini itu sangat bagus karena kebakaran dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya sulit diprediksi sehingga perlu diantisipasi dengan membentuk empat tim, yakni merah (untuk memadamkan api), tim biru (untuk menyelamatkan dokumen penting), serta peralatan berupa helm (topi), baju dan peralatan lainnya yang memadai.
Keempat tim tersebut agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, mendukung satu sama lainnya sehingga kebakaran dan hal-hal yang tidak diinginkan itu dapat ditanggulangi dengan baik, tanpa menimbulkan kerugian.
Hadi Saputra didampingi Staf Teknis Gede Sukayasa melakukan simulasi melibatkan karyawan Pak Oles dalam mengantisifasi bila terjadi kebakaran secara tradisional dan modern di areal yang cukup luas yakni pabrik PT Karya Pak Oles Tokcer, pabrik PT Songgolangit Persada, Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA) Bali, Villa IPSA, stasiun Radio Hexon dan sejumlah gudang penyimpanan produksi.
Awal mula kebakatan bisa bersumber dari listrik, gas elpiji dan dupa yang harus mendapat perhatian semua karyawan secara serius, sehingga tabung gas yang bocor dapat dihindari dan kebakaran dapat dicegah sejak awal.
Simulasi penanggulangan kebakaran tersebut diatur dalam skenario, sekaligus mengenalkan alat, cara menggunakan alat untuk memadamkan api sejak awal, menggunakan cara trdisional yakni kampil/karung yang sudah dibasahkan dengan air terlebih dulu dan secara modern dengan tabung pemadam api.
Simulasi penanggulangan kebakaran dilakukan melibatkan seluruh karyawan-karyawati juga dilakukan dalam lingkungan kerja masing-masing dengan menggunakan berbagai perlatan, termasuk mensiagakan alat pemadam api ringan (APAR) dilokasi kerja yang mudah dijangkau.
Apresiasi dan Penghargaan
Sementara Kepala IPSA Bali, Ketut Jadiasa, S.Sos dan Manajer Personalia PT Karya Pak Oles Grup, Nyoman Yulirsana memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tim Dinas Kebakaran Kabupaten Buleleng dalam melaksanakan simulsi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam lingkungan industri obat tradisional dan industri pupuk hayati Effective Microorganisms 4 (EM4).
Karyawan, khususnya satuan pengamanan (satpan) PT Karya Pak Oles Grup unit Buleleng malalui kegiatan simulasi dapat mempraktekkan langsung menggunakan berbagai jenis perlatan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Hal itu penting agar kita semua paham apa yang harus kita lakukan dan hindari dalam situasi yang mencekam (kalut) kadang kala lupa apa yang harus kita lakukan dan hindari sehingga perlu pemahaman bersama seluruh karyawan,” harap Nyoman Yuliarsana.
Ia mengharapkan, anggota Satuan Tugas Keamanan (Satpam) yang berkaitan langsung dengan api dari manapun sumbernya untuk lebih fokus dan siaga, kalau ada hal-hal yang perlu ditanyakan, diskusikan dan bicarakan dengan tim Dinas Pemadam Kebakaran.
Simulasi latihan penanggulangan kebakaran bagi seluruh karyawan-karyawati PT Karya Pak Oles Tokcer dan PT Songgolangit Persada unit Buleleng dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, harap Ketut Jadiasa.
Diakhir acara, PT Karya Pak Oles Tokcer dan PT Songgolangit Persada menerima sertifikat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemerintah Kabupaten Buleleng, karena telah melaksanakan Pelatihan dan Simulasi Pencegahan dan Penanggunalangan Bahaya Kebakaran yang siserahkan oleh Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Made Hadi Saputra S.E diterima Manajer Personalia PT Karya Pak Oles Grup, Nyoman Yuliarsana.linktr.ee/pakolescom